KENALI LAWAN MU

Ibarat kita sedang berada dalam peperangan kita harus memahami situasi sekitar 
– Siapa kawan / sekutu kita 
– Siapa lawan kita 
– Siapa kawan yang bisa sekaligus bekerjasama dengan lawan kita (double agent
– Siapa pengamat kita 
———— 
Jika kamu berperan di sana kemudian kamu nurutin saran dari lawan mu, daripada menurutin saran kawan mu apa yang terjadi? 
KAMU SUDAH 100% KALAH SEBELUM BERPERANG 
Jika kamu nurutin saran kawan kamu , tetapi di satu sisi ternyata yang jadi kawan mu berkolusi dengan lawan kamu atau dia punya agenda tersendiri apa yang terjadi ? 
KAMU AKAN DI JEBAK 
Jika kamu nurutin saran para peengamat yang bisanya cuma koment tanpa tau akar permasalahanya apa yang terjadi? 
KAMU AKAN TERSESAT 
Maka cara terbaik dalam menyikapi posisi mu adalah : 
TURUTIN saran SEKUTU MU 
JANGAN DI TURUTIN saran LAWANMU 
WASPADAI saran DOUBLE AGENT 
– saran PENGAMAT hanya sebagai second opinion 
Nah, sekarang coba kita lihat situasi ini dalam kehidupan kita, terutama pada bagian kecil yang tidak mengenak kan , yaitu di situasi kita sedang bermasalah di kartu kredit (baik itu masalah kecil atau masalah besar) 
Siapa lawan mu ? Bank tempat kamu bermasalah 
Siapa sekutu mu ? ……………. 
Siapa double agent ? pihak ke 3 yang menghubungkan antara kamu dan bank seperti lawyer, DC mereka mendapatkan keuntungan dari presentase pembayaranmu ke bank , artinya semakin besar kamu bayar semakin besar fee mereka. 
Siapa pengamat mu? orang di sekitar mu baik itu keluarga atau rekan kerjamu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s